GBPUSD Pertahankan Traksi Di Tengah Pelemahan Dolar AS

GBPUSD Pertahankan Traksi Di Tengah Pelemahan Dolar AS

Diperbarui • 2023-03-09

GBPUSD mengalami konsolidasi dan mempertahankan traksinya diperdagangkan di atas level 1,1850. Namun penguatan pasangan mata uang ini tampaknya tidak memiliki kekuatan pasti, yang Hanya memanfaatkan dolar AS yang sejenak menghentikan penguatannya baru-baru ini imbas dari pidato Jerome Powell di hadapan Kongres.

Prospek kebijakan yang lebih agresif oleh Federal Reserve (Fed), bersamaan dengan meningkatnya kekhawatiran resesi, masih menjadi faktor utama kembali menguatnya safe-haven Greenback dan akan membatasi kenaikan GBPUSD, setidaknya untuk saat ini. Namun, pasar saat ini menilai potensi kenaikan suku bunga sebesar 50 bps pada pertemuan kebijakan moneter FOMC pada 21-22 Maret mendatang.

Sementara itu, spekulasi bahwa Bank of England (BoE) yang akan menghentikan siklus pengetatan saat ini justru dapat melemahkan pound sterling dan kembali menyeret GBPUSD. Dan para investor saat ini alihkan fokus nya pada rilis data Klaim Pengangguran Awal Mingguan AS yang dapat memberikan dorongan baru dan peluang jangka pendek.

Reaksi Pasar

GBPUSD mendapatkan daya tarik positif untuk hari kedua berturut-turut di tengah penurunan ringan dolar AS. Latar belakang fundamental pasar menimbulkan kehati-hatian pasar sebelum memosisikan diri langkah selanjutnya.

Tren

GBPUSD mempertahankan traksinya setelah rebound dari penurunan sesi kemarin dari area 1,1800 dan saat ini mencatat kenaikan hari kedua berturut-turut namun masih memiliki potensi kembali mencatat penurunan.

Rencana Perdagangan

Potensi SELL GBPUSD dapat dipertimbangkan di level 1.1850 dengan target profit di level 1.1835/1.1830

Potensi BUY GBPUSD dapat dipertimbangkan di level 1.1875 dengan target profit di level 1.1885/1.1890

GBPUSD 09032023.jpg

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera